http://journal.jompu.org/index.php/pjkr/issue/feed Jurnal Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi 2025-11-01T00:00:00+07:00 Andi Prayudi endompu@gmail.com Open Journal Systems <p><strong>Jurnal Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (JURNAL PJKR) dengan e-ISSN 2987-6567</strong> diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP-PKM) JOMPU pada tahun 2023. Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian dan studi tentang pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi serta hasil penelitian pendidikan olahraga lainnya. Artikel yang dimuat dalam jurnal adalah hasil penelitian atau pemikiran bidang pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi atau pendidikan olahraga yang dilakukan oleh peneliti, guru, dan praktisi pendidikan. Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun yaitu bulan <strong>Juni dan Desember</strong></p> http://journal.jompu.org/index.php/pjkr/article/view/101 Survei Tingkat Pemahaman Peserta Didik Dalam Pembelajaran PJOK (Format Klasikal) di SMPN 1 Rambah Samo 2025-09-13T08:34:02+07:00 Burhan burhan91@gmail.com Muarif A.P muarifarhasarif@gmail.com Resdianto resdianto87@gmail.com <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman siswa terhadap materi Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) sebagai dasar pengembangan keterampilan motorik, pengetahuan kesehatan, serta sikap positif terhadap aktivitas fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat pemahaman siswa dalam pembelajaran PJOK di SMP Negeri 1 Rambah Samo. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Instrumen penelitian berupa kuesioner, sedangkan populasi penelitian adalah seluruh siswa SMP Negeri 1 Rambah Samo dengan jumlah sampel 58 siswa yang ditentukan melalui teknik <em>cluster random sampling</em>. Data dianalisis dengan mengkategorikan tingkat pemahaman siswa ke dalam lima kelompok, yaitu sangat rendah, rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman siswa berada pada kategori sangat rendah (3,45%; n = 2), rendah (26,86%; n = 15), sedang (44,83%; n = 26), tinggi (22,41%; n = 13), dan sangat tinggi (3,45%; n = 2). Mayoritas siswa (44,83%) berada pada kategori sedang, yang mengindikasikan bahwa pemahaman mereka terhadap materi PJOK masih perlu ditingkatkan agar mencapai kategori tinggi maupun sangat tinggi. Temuan ini menegaskan adanya kesenjangan dalam penguasaan konten pembelajaran, meskipun siswa telah mengikuti proses pembelajaran secara formal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat pemahaman pada kategori sedang, sehingga diperlukan upaya peningkatan kualitas pembelajaran PJOK melalui strategi, metode, maupun media pembelajaran yang lebih inovatif agar siswa dapat mencapai tingkat pemahaman yang optimal</p> 2025-11-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi http://journal.jompu.org/index.php/pjkr/article/view/102 Hubungan Konsentrasi dan Kepercayaan Diri dengan Kemampuan Smash Bola Voli pada Pemain Fortuna Rokan Hulu 2025-09-13T08:44:25+07:00 Khoiri Azmi khoiriazmi95@gmail.com Ardo Yulpiko Putra ardoyulpikoputra87@gmail.com Muarif Arhas Putra muarifarhasarif@gmail.com <p><strong>:</strong> Kemampuan smash merupakan salah satu keterampilan teknis yang sangat menentukan performa dalam permainan bola voli. Namun, hasil observasi awal terhadap pemain Fortuna Rokan Hulu menunjukkan rendahnya tingkat konsentrasi dan kepercayaan diri yang berdampak pada kualitas smash. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konsentrasi dan kepercayaan diri dengan kemampuan smash bola voli pada pemain Fortuna Rokan Hulu. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subjek penelitian adalah 20 pemain Fortuna Rokan Hulu yang dipilih sebagai sampel. Instrumen penelitian terdiri atas tes kemampuan smash serta kuesioner konsentrasi dan kepercayaan diri. Analisis data dilakukan melalui uji regresi berganda untuk mengetahui hubungan parsial maupun simultan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi secara parsial tidak berhubungan signifikan dengan kemampuan smash (Sig. = 0,271 &gt; 0,05). Sebaliknya, kepercayaan diri memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kemampuan smash (Sig. = 0,011 &lt; 0,05). Secara simultan, konsentrasi dan kepercayaan diri berhubungan signifikan dengan kemampuan smash (Sig. F Change = 0,032 &lt; 0,05), dengan kontribusi sebesar 33,4% terhadap variasi kemampuan smash. Temuan ini menegaskan bahwa kepercayaan diri berperan sebagai faktor dominan dalam peningkatan kemampuan smash, baik secara individu maupun ketika digabungkan dengan konsentrasi. Oleh karena itu, pelatih maupun pemain dapat memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai dasar pengembangan program latihan yang berfokus pada penguatan aspek psikologis, khususnya peningkatan kepercayaan diri dan konsentrasi, guna mendukung performa optimal dalam pertandingan.</p> 2025-11-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi http://journal.jompu.org/index.php/pjkr/article/view/103 Hubungan Kekuatan Otot Lengan dengan Kecepatan Berenang 25 Meter Gaya Bebas Pada Klub Silimang 2025-09-16T19:08:29+07:00 Agung Prayoga agungprayog94@gmail.com Ardo Yulpiko Putra ardoyulpikoputra87@gmail.com Resdianto resdianto87@gmail.com <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kekuatan otot lengan sebagai salah satu faktor fisik yang berperan dalam menunjang kecepatan renang, khususnya pada nomor gaya bebas jarak pendek. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara kekuatan otot lengan dengan kecepatan berenang 25 meter gaya bebas pada atlet Klub Silimang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian terdiri atas 20 atlet renang yang dipilih secara purposive. Data kekuatan otot lengan diperoleh melalui tes push-up, sedangkan kecepatan berenang diukur menggunakan tes waktu pada jarak 25 meter gaya bebas. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa 16 atlet (80,0%) memiliki kekuatan otot lengan dalam kategori sedang dan 4 atlet (20,0%) dalam kategori baik. Kecepatan berenang 25 meter gaya bebas rata-rata sebesar 20,7 detik dengan rentang 16–26 detik, di mana mayoritas atlet (55,0%) berada pada kategori sedang. Uji asumsi klasik mengindikasikan bahwa data berdistribusi normal dan memiliki hubungan linear. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan koefisien korelasi sebesar -0,183, yang berarti terdapat hubungan negatif rendah antara kekuatan otot lengan dan kecepatan renang, sehingga semakin kuat otot lengan cenderung diikuti oleh semakin cepat waktu tempuh renang. Kesimpulannya, kekuatan otot lengan memiliki kontribusi terhadap performa kecepatan berenang, meskipun dalam kategori hubungan yang rendah. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan kekuatan otot lengan dalam program latihan, namun juga membuka peluang untuk meneliti faktor-faktor lain seperti kekuatan otot kaki, teknik, dan daya tahan. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan jumlah sampel yang lebih besar serta menggunakan desain eksperimen untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai determinan performa renang.</p> <p>&nbsp;</p> 2025-11-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi http://journal.jompu.org/index.php/pjkr/article/view/104 Hubungan Aktivitas Fisik dan Basal Metabolic Rate dengan Indeks Massa Tubuh Pada Siswa Kelas V SD Negeri 031 Tambusai Utara 2025-09-16T19:15:02+07:00 Dwi Adella Julianti dwiadella896@gmail.com Ardo Yulpiko Putra ardoyulpikoputra87@gmail.com Resdianto resdianto87@gmail.com <p>Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada siswa kelas V SD Negeri 031 Tambusai Utara yang menunjukkan variasi dalam Indeks Massa Tubuh (IMT), yang dapat dipengaruhi oleh tingkat aktivitas fisik dan Basal Metabolic Rate (BMR). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan BMR terhadap IMT pada siswa sekolah dasar tersebut. Penelitian ini adalah penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 031 Tambusai Utara, dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data terdiri dari kuesioner PAQ-C untuk mengukur aktivitas fisik dan data antropometri untuk menghitung nilai BMR serta IMT. Teknik analisis data menggunakan korelasi Pearson dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan IMT siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,292 dan nilai signifikansi 0,047 &lt; 0,05. (2) Terdapat hubungan yang signifikan antara BMR dengan IMT siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,733 dan nilai signifikansi &lt; 0,001. (3) Terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara aktivitas fisik dan BMR terhadap IMT dengan nilai koefisien determinasi R² sebesar 0,833 dan F hitung sebesar 67,234 &gt; F tabel 3,35.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa BMR memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap IMT dibandingkan dengan aktivitas fisik secara parsial, namun keduanya secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap IMT siswa.</p> <p>&nbsp;</p> 2025-11-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi http://journal.jompu.org/index.php/pjkr/article/view/105 Hubungan Motivasi Belajar dengan Nilai Mid Semester Genap Pada Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Kepenuhan 2025-09-16T19:23:20+07:00 Afrinaldi afrinaldi95@gmail.com Ardo Yulpiko Putra ardoyulpikoputra87@gmail.com Aluwis aluwis87@gmail.com <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), meskipun sebagian siswa tetap memperoleh nilai akademik yang relatif tinggi. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana motivasi belajar berkontribusi terhadap pencapaian hasil belajar PJOK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar PJOK dengan nilai Mid Semester Genap Tahun Ajaran 2024/2025 pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Kepenuhan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 40 siswa kelas VIII yang dipilih dari dua rombongan belajar. Instrumen penelitian berupa angket motivasi belajar dan dokumentasi nilai MID semester genap. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson yang dilengkapi dengan uji signifikansi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara motivasi belajar PJOK dengan nilai MID semester genap, ditunjukkan oleh koefisien korelasi sebesar 0,977 dengan nilai signifikansi &lt; 0,001. Koefisien determinasi sebesar 95,45% mengindikasikan bahwa motivasi belajar memberikan kontribusi yang substansial terhadap variasi nilai MID siswa. Dengan demikian, motivasi belajar berperan penting dalam mendukung pencapaian prestasi akademik pada mata pelajaran PJOK. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi peningkatan motivasi belajar sebagai upaya untuk mengoptimalkan hasil belajar siswa.</p> <p>&nbsp;</p> 2025-11-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi